KECANTIKAN GOA GONG PACITAN

“Kota Seribu Satu Goa”, itulah julukan yang pantas disematkan untuk Kabupaten Pacitan. Di sepanjang perjalanan memasuki Kabupaten Pacitan, kita dengan mudah menemukan sebuah plank yang menunjukkan ke arah goa tertentu. Misalnya saja Goa Tabuhan yang terkenal akan stalaktitnya yang dapat mengeluarkan bunyi seperti gamelan, Goa Kalak dengan segala misterinya, Goa Putri yang konon didalamnya terdapat peristirahatan seorang putri, dan masih banyak lagi goa – goa lainnya. Dari kesemuanya goa yang ada di Pacitan, ada satu goa yang cukup membuat kita penasaran, yakni Goa Gong. Konon Goa Gong merupakan goa tercantik dan terindah di Asia Tenggara.

Picture8

Sebulan yang lalu, saya ditemani dengan 3 orang sahabat saya sebut saja Bang Robert, Hanna, dan Sofi bergerak menyusuri jalanan menuju ke Goa Gong ini. Di tengah perjalanan kita tidak pernah merasa bosan karena dimanjakan oleh pemandangan alam yang sangat indah yakni berupa batuan karst yang khas dari Kabupaten Pacitan. Secara administratif Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, sekitar 30 Km arah Barat Daya Kota Pacitan.

Picture10

Setibanya di Goa Gong, kita tidak bisa serta merta langsung memasuki goa tersebut. Puluhan bahkan ratusan anak tangga sejauh kurang lebih 100 meter harus kita lalui terlebih dahulu hingga akhirnya sampai di mulut goa.

Picture22

Tampaknya keberadaan Goa Gong ini sangat diperhatikan oleh pihak pengelola. Berbagai macam fasilitas sudah tersedia disini, mulai dari kamar kecil, tempat parkir yang luas, serta banyak terdapat penjual yang sedang menjajakan barang dagangannya di sepanjang perjalanan menuju ke mulut goa. Berbagai macam barang dagangan yang dijajakan tersebut di antaranya makanan dan minuman, buah – buahan, pakaian, oleh – oleh khas pacitan, dan lain sebagainya.

Picture11

Tak sabar rasanya ingin segera melangkahkan kaki masuk ke dalam goa. Rasa takjub sekaligus kagum, itulah kesan saya pertama ketika memasuki goa. Berbeda dengan goa pada umumnya yang terkesan gelap, lembab, bahkan seram, pada Goa Gong ini kesan itu semua tidak berlaku. Sepanjang perjalanan dalam goa sudah terpasang lampu yang menyala berwarna – warni yang tidak begitu terang namun sudah cukup menerangi jalan. Selain itu terdapat juga beberapa kipas angin yang menyala sehingga tidak terasa lembab.

Picture15

Dalam menelusuri goa kita harus menuruni anak tangga dengan pegangan berupa besi yang memang sengaja di buat oleh pengelola setempat untuk memudahkan para pengunjung dalam penelusuran. Berbagai macam bentuk stalaktit dan stalakmit ada disini. Ada yang melembar menjuntai ke bawah sepanjang beberapa meter sehingga menyerupai tirai, adapula stalaktit kecil yang menyerupai lonceng.

Picture19

Goa ini dinamakan Goa Gong karena terdapat sebuah batu yang jika di pukul akan menghasilkan bunyi seperti gong yang di tabuh. Goa Gong terbentuk antara 10 – 15 juta tahun. Pembentukannya diawali ketika batu gamping mengalami karstifikasi, yaitu sejak dari dasar laut pada permukaan kuarter atau sekitar 1,8 juta tahun lalu. Pelarutan oleh air dan retakan batuan selama pengangkatan berlangsung menyebabkan rongga pada batuan menjadi semakin besar. Selama kurun waktu geologi ratusan ribu tahun Goa Gong inilah akhirnya terbentuk.
Picture9

Proses pembentukan stalaktit dan stalakmit nampaknya masih berlangsung. Hal ini ditandai dengan adanya tetesan air yang masih terjadi dalam goa. Hasil tetesan tersebut cukup banyak sehingga terkumpul pada lekuk – lekuk batuan dan pada akhirnya membentuk sebuah kolam – kolam kecil.

Picture21

Selain itu ada yang unik dari Goa Gong ini, yaitu terdapatnya beberapa mata air yang membentuk genangan permanen dan tidak mengalami kekeringan sepanjang tahun. Mata air tersebut mempunyai namanya masing – masing, diantaranya Sendang Relung Nisto, Sendang Jampi Rogo, Sendang Kamulyan, Sendang Panguripan, dan Sendang Relung Jiwo.

Tak hanya mata air saja yang mempunyai nama, setiap kumpulan ornamen goa inipun juga mempunyai namanya masing – masing. Seperti Selo Jengger Bumi, Selo Paku Buwono, Selo Bantaran Angin, Selo Gerbang, Selo Citro Cipto Agung, Selo Adi Citro Buwono, dan sebagainya.

Menarik bukan? Ayo tunggu apalagi segera angkat ransel anda dan buktikan sendiri keindahan dan kecantikan dari Goa Gong ini yang konon menjadi goa terindah dan tercantik di Asia Tenggara.

 

 

 

By Anis Hidayah

747 Total Views 1 Views Today
Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *