Ilalang_Travelling_Sambal_1

SAMBAL bin SAMBEL

Kisah tentang lalap tak akan lengkap jika tak ditemani dengan kisah sambal. Lalap bisa saja tak hadir saat bersantap, demikian juga pepes maupun sayuran (mungkin bagi beberapa orang dan kebanyakan orang. hehe) namun yang terakhir ini tergolong barang wajib dan harus tetap ada. What’s it?? Yesss that’s many people call SAMBAL alias SAMBEL.

            Nah kalo mau berburu sambal, rumah makan Cibiuk di Garut Jawa Barat ini baru tempatnya. Disebuah saung kecil, berbagai jenis dan macam sambal mengepung satu tampah besar lalapan wortel rebus, timun, kacang panjang, kol, terong, labu siam, petai beserta temannya jengkol dan lain2 (mau bilang tapi namanya ga tau eui hehe)

Mulai dari sambal oncom, sambal kencur, sambal kecap sampai sambal manga yang rasanya pedas-asam, belum lagi sambal kemangi, sambal kemiri, sambal bajak yang diolah sedemikian rupa sehingga dan satu lagi yaitu sambal terasi. Dari beberapa sambal yang tersedia ada satu sambal yang paling favorit dicari oleh banyak konsumen, yaitu sambal cibiuk. Seperti namanya cibiuk yang identic dengan asal daerah di kota Garut.

Ilalang_Travelling_Sambal_

            Sambal cibiuk berbahan cabai hijau, tomat hijau kecil, kencur dan kemangi bahan yang kerap diambil dari pekarangan rumah sendiri itu lezat dan mantap dengan paduan antara garam dan terasi, memang agak mirip dengan sambal lain, tapi dalam metode pengulekannya sambal ini hanya di ulek secukupnya atau bisa dikatakan hasil ulekannya kasar.

Ilalang_Travelling_Sambal_3

            Sambal memang barang wajib di berbagai warung atau rumah makan khas sunda. Salah satu pemilik jongko dibukit Punclut kota Bandung mengungkapkan bahwa sambal si teman bersantap memiliki atau terbagi dari dua jenis. Pertama, sambal dadakan atau mentah yang segar dan baru dibuat saat akan bersantap. Kedua, sambal dimasak dengan berbagai varian bumbu-bumbunya. Sambal dadakan sering digemari oleh para pecinta sambal nih sob, kalo gak percaya rasain aja rasanya dengan beberapa lauk ikan atau ayam dengan paduan beberapa lalapan seperti kol, daun kemangi dan temannya yaitu pete. Hehehe

Ilalang_Travelling_Sambal_4

            Dirumah makan ampera, jl Soekarno Hatta, Bandung, sambal terasi disajikan dengan cobek-cobek kecil yang Cuma-Cuma, dan silahkan ambil sepuasnya sekuatnya! Karena pedeeeesssnya sooob HUUUUAAAAAH.. hehehe

Ilalang_Travelling_Sambal_5

Ilalang_Travelling_Sambal_6

            Nih sob sedikit bocoran bahan dan bumbu yang enak dibuat sambal. Pastinya yang pertama ada cabai, biar kerasa pedesnya pake cabai rawit, bawang merah dan garam, selain itu ada yang ditambah tomat atau terasi atau bias jadi kedua-duanya lalu sedikit gula untuk mempertegas rasa. Untuk sambal mentah, bahan-bahan tersebut langsung dihaluskan. Jika mau sambal yang matang (terutama sambal terasi) sambal yang sudah di ulek bisa dimasak terlebih dahulu, atau sebaliknya dengan cara lain, dimasak dulu bahan-bahannya dengan digoreng dengan sedikit minyak atau di rebus (selera masing-masing brooo) terus baru di ulek.

Membuat sambal dalam cobek tanah liat dan mutu dari sepangkal pohon bamboo, konon terasa lebih nikmat dibandingkan dengan sambal yang dibuat dengan cobek dan mutu yang terbuat dari batu. Sekian semoga bermanfaat bagi para sahabat ilalang yang ingin berjalan-jalan jangan lupakan untuk meluangkan waktu menyicipi sambal bin sambel setiap daerah di Indonesia tercinta ini. [oleh H/A]

 

932 Total Views 1 Views Today
Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *